Pages

Monday, January 30, 2012

Peluang Bisnis Aksesoris Wanita

Aksesoris wanita dan pernak-pernik wanita lainnya adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan wanita. Banyak wanita yang bahkan rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk mendapatkan beragam aksesoris wanita yang harganya selangit. Hal tersebut adalah lahan empuk bagi kita yang ingin berbisnis dengan perputaran yang cepat. Bisnis aksesoris wanita.

Aksesoris Wanita - Menjadi Produsen atau Reseller?

Saat kita memutuskan untuk berbisnis aksesoris wanita, kita akan dihadapkan kepada dua pilihan, yaitu menjadi produsen atau reseller. Produsen berarti kita memproduksi aksesoris wanita itu sendiri dan juga memberi label sesuai dengan yang kita inginkan. Sedangkan menjadi reseller berarti kita menjual kembali barang yang sudah ada. Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan.
 

Produsen Aksesoris Wanita

Berikut ini kelebihan dan kekurangan jika kita memilih untuk menjadi produsen aksesoris wanita, yaitu:

Kelebihan Menjadi Produsen Aksesoris Wanita

  • Kita bisa memakai nama label aksesoris wanita yang sesuai dengan keinginan kita, sehingga ketika suatu saat nanti bisnis kita melaju pesat, merek yang sudah kita ciptakan akan terpatri dalam benak masyarakat. Kita pun memiliki harga jual aksesoris wanita yang tinggi, franchise misalnya.
  • Bila nomor satu terjadi, keuntungan yang akan kita dapatkan tentu akan jauh lebih besar daripada hanya sekadar menjadi reseller.
  • Kita bisa berkreasi beragam aksesoris wanita sesuka hati tanpa harus takut dengan pihak lain.

Kekurangan Menjadi Produsen Aksesoris Wanita

  • Apakah kita adalah orang yang kreatif atau berbakat di bidang ini. Bila hanya setengah-setengah, tentu akan menyulitkan karena kita memiliki banyak saingan. Konsumen aksesoris wanita memang berbanding lurus dengan pesaing. Inilah kenyataannya. Dan apakah kita cukup mampu untuk berkreasi?
  • Karena produk aksesoris wanita yang kita jual belum memiliki nama, tentu akan sangat dibutuhkan kerja keras. Kita harus mengenalkan kepada publik  tentang produk kita. Kita harus berani bersaing dengan produk aksesoris wanita lainnya yang sudah ada dan terkenal lebih dulu. Tak jarang, usaha kita tersebut mengalami beragam kegagalan. Atau bilapun berhasil, target kita meleset, dari yang awalnya menargetkan wanita kelas tertentu ternyata yang kita dapatkan adalah anak sekolah.
  • Kita harus memiliki semangat pantang menyerah untuk menjadi seorang produsen. Termasuk di dalamnya adalah mental tahan banting ketika produk kita tidak laku di pasaran atau kalah bersaing dengan yang lain.

 

Reseller Aksesoris Wanita

Adapun ketika kita memilih untuk menjadi reseller aksesoris wanita, kelebihan dan kekurangan yang akan kita dapatkan adalah sebagai berikut:

Kelebihan Menjadi Reseller Aksesoris Wanita

  • Kita tak perlu repot-repot memperkenalkan produk karena yang kita lakukan hanya menjual.
  • Kita bisa memilih produk aksesoris wanita yang sudah punya nama, sehingga untung yang akan kita dapatkan akan besar dan perputaran uang juga bisa cepat.
  • Kita tidak terbebani dengan nama merek atau hal-hal lain yang berkaitan.

Kekurangan Menjadi Reseller Aksesoris Wanita

  • Posisi kita adalah reseller, sehingga kita tidak berhak untuk menjual aksesoris wanita secara franchise. Untung yang kita dapatkan juga tidak terlalu besar bila dibandingkan dalam kasus tersebut.
  • Kita tidak memiliki hak untuk mengubah bentuk aksesoris wanita yang akan kita jual karena bila hal itu kita lakukan bisa saja pemilik aksesoris wanita tersebut menuntut kita.

 

Yang mana yang akan kita pilih? Semuanya tergantung pada kita. Bila kita termasuk orang yang ingin mendapatkan untung cepat di depan, mungkin pilihan menjadi reseller aksesoris wanita adalah hal yang baik. Namun, bila kita adalah tipe orang yang memikirkan jangka panjang, maka pilihan untuk menjadi produsen aksesoris wanitalah yang terbaik. Atau bisa juga kita menjalani dua-duanya, misalnya kita menjadi reseller aksesoris wanita dulu untuk mempelajari segala hal yang berhubungan dengan aksesoris wanita mulai dari bentuk hingga teknik pemasarannya. Dan setelah ilmu yang kita dapat cukup banyak, kita beralih profesi menjadi produsen aksesoris wanita.
 

Memaksimalkan Dunia Offline dan Online untuk Bisnis Aksesoris Wanita

Setelah kita memutuskan apakah akan menjadi reseller atau produsen aksesoris wanita, selanjutnya yang kita lakukan adalah memaksimalkan proses distribusi atau pemasaran aksesoris wanita. Ada dua jalur yang bisa kita lakukan untuk memasarkan aksesoris wanita, yaitu offline dan online. Masing-masing memiliki prioritas sendiri-sendiri

Offline. Pemasaran secara offline disebut juga pemasaran konvensional. Sebagian besar di antara kita sudah mengetahui pemasaran secara offline ini. Hal-hal yang biasanya kita lakukan pada pemasaran offline adalah:

  • Memasarkan produk pada komunitas yang kita ikutiUntuk itu kita harus mengikuti banyak komunitas, misalnya: ibu-ibu PKK, komunitas yang sesuai dengan hobi kita, dharma wanita, arisan, senam, dan yang sejenis.
  • Menitipkan produk aksesoris wanita kita di toko atau swalayan.
  • Menjualnya ke orang-orang terdekat dan lokasi yang terdekat dengan rumah kita.
  • Membuka toko khusus aksesoris wanita. Bila kita memiliki cukup modal, mengapa kita tak membuka toko aksesoris wanita saja. Meski hal ini sedikit susah untuk kita terapkan di saat kita baru mendirikan usaha apalagi bila lokasi yang kita pilih kurang strategis.
  • Rajin mengikuti event bazaar. Biasanya pada bazaar buku dijual juga aksesoris wanita. Coba kita mendaftar bazaar buku yang akan diadakan di kota tempat tinggal kita. Kita bisa mengikuti bazaar tersebut. Bila kita merasa belum memiliki cukup modal, maka kita bisa join dengan teman kita yang lain.

Online. Sedangkan pada pemasaran online, yang bisa kita lakukan adalah:

  • Memanfaatkan semua jejaring sosial seperti: Facebook, Google +, Twitter, Blog, dan Kaskus. Zaman sekarang hampir tak ada orang yang tidak mengenal situs jejaring sosial di atas. Bilapun orang tersebut kurang gaul, pastilah mengenal yang namanya Facebook. Jadi, memasarkan produk aksesoris wanita melalui situs pertemanan tersebut dinilai sangat efektif.
  • Membuat Fanpage. Awalnya hanya membuat akun. Namun ketika semangat teman-teman kita begitu membara terhadap produk yang kita jual, kita kemudian akan membuat Fanpage.
  • Selalu meng-update informasi tentang produk aksesoris wanita kita.
  • Mengikuti grup yang berhubungan dengan bisnis agar insting kita semakin terasah.

 

Bentuk-Bentuk Aksesoris Wanita

Aksesoris wanita memiliki beragam model dan bentuk. Kita bisa menjual semuanya atau khusus untuk golongan tertentu. Misalnya saja kita khusus menjual aksesoris wanita untuk wanita berjilbab, kantoran, ibu rumah tangga, atau kalangan sosialita. Namun bisa juga kita menjual semua aksesoris wanita untuk kalangan siapa saja. Ragam aksesoris wanita yang bisa kita pilih yaitu:

  • Bros
  • Cincin
  • Kalung
  • Gelang
  • Pin
  • Gantungan tas, dll

 

Aksesoris wanita adalah salah satu perhiasan yang banyak diminati oleh kaum hawa. Bila kita tertarik untuk berbisnis mengapa tak memilih bisnis tersebut yang pangsa pasarnya sudah jelas. Namun demikian ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, misalnya kita memilih reseller atau produsen aksesoris wanita. Lalu, produk aksesoris wanita yang seperti apakah yang akan kita jual, dan bagaimana cara menjualnya. Selamat mencoba!



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Beberapa Peluang Usaha Modal Kecil

Peluang usaha modal kecil banyak dicari oleh para calon pengusaha. Mereka memilih usaha yang tidak membutuhkan banyak modal finansial, karena adanya keterbatasan jumlah dana yang tersedia. Selain itu, dengan modal yang kecil, maka akan menghindari kerugian dalam jumlah yang besar.

Namun bukan berarti peluang usaha modal kecil ini tidak memerlukan penanganan yang serius. Sebab, setiap jenis usaha apabila dilakukan dengan ketekunan dan keseriusan akan menciptakan hasil yang optimal dan bisa berkembang.

Sebagaimana contoh yang pernah dilakukan Bob Sadino, seorang konglomerat di Indonesia. Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa kerajaan bisnis Bob Sadino hanya berawal dari menjual telur ayam kampung kelilingan. Dan jumlah ayam yang dimilikinya pun tidak banyak, hanya lima ekor saja. Namun, dengan ketekunannya, Bob Sadino mampu memanfaatkan peluang usaha modal kecil tersebut hingga memiliki kerajaan bisnis yang sudah diakui dunia bisnis Indonesia.

Di Indonesia sendiri, peluang usaha modal kecil ini banyak ragamnya. Bahkan ketika krisis ekonomi melanda Indonesia, kelompok usaha kecil seperti inilah yang justru mampu bertahan dari badai krisis. Tak jarang justru mereka mendapatkan keuntungan yang berlipat. Salah satunya karena modal kecil yang dibutuhkan, menyebabkan para pengusaha tersebut tidak perlu berhubungan dengan lembaga perbankan untuk dukungan modal.


Beberapa Peluang Usaha Modal Kecil

Peluang usaha modal kecil juga dilakukan oleh mereka yang ingin menjadikan bisnis sebagai kegiatan sampingan. Seperti para mahasiswa yang mencoba memanfaatkan waktu luang mereka untuk berwirausaha. Dan tren ini sudah banyak muncul, yang ditandai makin banyaknya pengusaha muda di Indnesia.

Hal ini tentu menggembirakan mengingat para mahasiswa ini memang seharusnya berpikir untuk menciptakan lapangan kerja dengan ilmu yang dimiliki. Bukan sebaliknya, menjadi seorang pencari kerja yang hanya akan meningkatkan angka pengangguran di tanah air yang makin terbatas lapangan pekerjaan.

Beberapa peluang usaha modal kecil yang bisa dijalani di antaranya adalah :

  1. Bisnis pulsa. Hal ini sangat prospektif, mengingat kebutuhan pulsa telepon sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia di era modern ini.

  2. Bisnis pembibitan ikan. Untuk bisnis ini, modal yang dibutuhkan hanya berkisar angka jutaan rupiah, namun perputaran uang yang sangat cepat akan berdampak pada makin cepatnya waktu balik modal. Karena hanya dalam waktu dua minggu seorang pengusaha pembenihan ikan sudah bisa menjual benih ikan.

  3. Bisnis penjualan franchise. Bisnis ini adalah sebuah bisnis yang menjembatani antara pemilik modal dengan mereka yang sudah memiliki sebuah usaha.

  4. Bisnis kuliner. Bisnis ini tidak membutuhkan modal dalam jumlah banyak. Apalagi jika seluruh proses produksi ditangani sendiri dan tidak menggunakan tenaga kerja tambahan akan sangat signifikan dalam menghemat kebutuhan modal.


View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Capital Inflow Ancam Bisnis Indonesia

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui defisit anggaran Bank Indonesia (BI) dalam Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) 2011 sebesar Rp45 triliun. Defisit anggaran itu dianggap rawan goncangan derasnya arus capital inflow bisnis Indonesia.

Sebagai catatan, bank sentral mengusulkan defisit anggaran kebijakan pada 2011 sebesar Rp45 triliun. Angka itu menunjukkan ada peningkatan 32,4% jika dibandingkan dengan defisit anggaran kebijakan bank sentral di 2010 yang sebesar Rp37 triliun.

Sementara anggaran Operasional, bank sentral mengungkapkan di 2011 akan mencatat surplus sebesar Rp17,35 triliun. Di mana rencana penerimaan anggaran operasional sebesar Rp22,6 triliun dan pengeluaran sebesar Rp5,2 triliun.

Rencana pengeluaran anggaran operasional di 2011, yakni anggaran pengelolaan gaji dan penghasilan lain yang naik 2,46% sebesar Rp47,6 miliar dari tahun 2010 menjadi sebesar Rp1,98 triliun.

Hal tersebut dinilai pengamat pasar modal Farial Anwar sebagai langkah yang sangat riskan. Jika terjadi bersamaan maka akan berdampak negatif bagi perekonomian Indonesia. “Goncangan terhadap pelemahan rupiah yang tidak terukur, pasar modal menurun tajam, pelarian dalam jumlah besar ke dollar,” ujar Farial.

Menurut Direktur Currency Management Group ini, jika 2012 modal BI ada di titik dua triliun rupiah, kondisi tersebut membebani  pemerintah karena harus menginjeksi anggaran besar. Dari alasan itu, cukup sulit membendung arus deras capital inflow.

“Kita (Indonesia) bodoh, tidak belajar dari pengalaman, dan tak berdaya menghadapi gempuran hot money dari asing,” kata dia. Sejak awal kemunculan capital inflow lebih banyak merugikan daripada menghadirkan manfaat di negara-negara yang sedang berkembang.

Tetapi, seharunya Indonesia menyadari bahwa pada 1997 pernah krisis ekonomi, ironisnya kesulitan itu hanya dikendalikan oleh beberapa spekulator di pasar modal “Kita ini seolah-olah sangat mengagungkan asing, padahal uang panas begini tidak ada manfaatnya,” cetus Farial.

Faktanya, para investor spekulan itu tidak pernah berniat serius membangun pabrik di Indonesia. Negara juga tak diuntungkan oleh keuntungan profit penjualan produk kerjasama. "Thailand dan Malaysia tegas tak mau membiarkan diserbu hot money, sebab mereka tahu untung ruginya,” cetus Farial. Beda dengan Indoneia yang pola pikir (mindset) seolah-olah menghamba orang asing.

Lantas, bagaimana kebijakan efektif untuk BI agar tak banyak menggerus anggaran pemerintah sekaligus menangkis serangan “uang panas”. Farial pesimis menaruh kepercayaan kepada kekhawatiran capital flow itu. Masalahnya, Indonesia selama ini memiliki Undang-undang No. 24 Tahun 1999 tengang lalu lintas devisa bebas.

“Intinya, para pemegang kebijakan itu punya keberanian atau tidak untuk tegas membatasi aturan main di pasar modal?” Tuturnya. Paling tidak, yang dilakukan jangka pendek adalah merevisi Undang-undang No. 24 tahun 1999 dan terus tidak bosan mensosialisasi masyarakat. Misalnya, di dalam UU itu nanti tercantum ketentuan investasi berapa lama, satu tahunkah, seperti yang diterapkan Singapura.



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Bisnis Konveksi, Peluang Usaha yang Tidak Ada Matinya

Bisnis konveksi merupakan salah satu bisnis yang cukup populer dan peluang usaha yang tidak ada matinya di Indonesia. Bisnis ini menjadi populer disebabkan beberapa hal.

Pertama, industri konveksi menghasilkan produk berupa pakaian yang merupakan kebutuhan dasar manusia sehingga bisnis ini akan selalu ada. Banyak orang bergelut di bidang konveksi karena marketnya jelas dan luas.

Kedua, bisnis konveksi populer karena modal untuk memulai usaha ini tidak terlalu besar. Dengan bermodalkan dua sampai tiga unit mesin jahit, seseorang dapat memulai bisnis konveksi. Dibandingkan mesin-mesin produksi lainnya yang harganya ratusan, bahkan miliaran, mesin jahit dapat dibeli dengan harga ratusan ribu saja dan salah satu mesin produksi termurah.

Tempat untuk memulai usaha ini juga tidak membutuhkan ruangan besar, apalagi sampai membangun sebuah pabrik. Garasi rumah yang luasnya hanya beberapa meter dapat dijadikan tempat bisnis konveksi.

Bisnis Konveksi dan Bisnis Garment

Di dalam sebuah proses manufaktur garment, terdapat sebuah proses pengolahan kain menjadi pakaian siap jadi yang terdiri atas tiga bagian, yaitu:

  1. cutting (memotong);
  2. making (proses menjahit); dan
  3. trimming (proses merapikan).

Ketiga proses inilah yang dikerjakan dalam bisnis konveksi atau populer dengan istilah CMT (Cut, Make, and Trim). Lalu apa yang membedakan antara bisnis konveksi dan bisnis garment?

Perbedaan antara bisnis konveksi dan bisnis garment adalah proses produksinya. Di pabrik garment, proses produksi dikerjakan berdasarkan jenis proses. Contohnya, saat proses membuat kerah baju. Semua pekerja di pabrik garment tersebut melakukan hal yang sama, yaitu hanya membuat kerah. Ketika proses memasuki tahapan menyambung lengan dengan baju, semua pekerja akan melakuakn proses tersebut. Demikian seterusnya.

Di pabrik konveksi, proses produksi dikerjakan secara keseluruhan oleh masing-masing operator jahit. Setiap operator menjahit baju dari menjahit lengan sampai menjadi satu pakaian utuh. Setelah satu pakaian selesai dibuat, setiap operator kembali menjahit potongan kain menjadi pakaian siap pakai. Demikian seterusnya.

Awal Mula Bisnis Konveksi di Indonesia

Sebenarnya, konveksi adalah cara yang dilakukan pabrik-pabrik garment untuk menyelesaikan pesanan yang tidak mungkin dikerjakan atau tidak efisien lagi untuk dikerjakan. Pesanan-pesanan ini akhirnya disubkontrakkan atau “dikonveksikan” kepada beberapa pemanufaktur kecil.

Pabrik garment kemudian melakukan pembinaan kepada pemanufaktur-pemanufaktur kecil ini, seperti cara memotong kain yang benar, cara melakukan proses QC, dan lain-lain. Pemanufaktur-pemanufaktur kecil ini lambat laun disebut konveksi. Itulah awal mula lahirnya bisnis konveksi di Indonesia.

Cara Mengembangkan Bisnis Konveksi

Saat ini, bisnis konveksi menjadi tren di kalangan pebisnisnya. Permintaan akan produk ini terus mengalir baik dalam partai kecil maupun besar, misalnya order dari komunitas-komunitas tertentu, seragam sekolah, baju karyawan, sampai order baju partai untuk kepentingan pemilihan umum.

Ada beberapa hal yang harus dimiliki agar bisnis konveksi dapat berkembang dengan baik.

1. Ketekunan

Ketekunan adalah faktor penting keberhasilan sebuah usaha. Hal ini banyak dialami oleh para pengusaha konveksi yang saat ini sudah sukses. Para penguasaha tersebut pada awalnya membuka usaha konveksi skala kecil. Secara bertahap, usaha kecil ini berkembang pesat menjadi perusahaan besar. Kuncinya adalah ketekunan dan membangun relasi yang kuat dengan pelanggan.

2. Modal

Selain ketekunan, modal tidak kalah penting saat mengembangkan usaha konveksi. Sebuah usaha konveksi belum bisa menerima order dalam jumlah besar jika modalnya kurang atau belun ada. Hal ini mengakibatkan usaha konveksi ini tidak bisa bersaing dengan perusahaan konveksi lainnya karena belum dapat mencukupi permintaan dalam jumlah besar. Jadi, modal sangat menentukan dalam hal ini.

Semoga bermanfaat!



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Peluang Kerjasama Bisnis Kreatif

Berbisnis kini menjadi profesi yang seksi. Menjadi seorang enterpreneur tidak lagi kuno. Wirausaha dipercaya dapat membuat kaya raya, terkenal, dan banyak kawan. Maka peluang kerjasama bisnis kian gencar dicari. Bisnis yang sedang tren adalah bisnis kreatif. Di setiap penjuru negeri ini kreativitas adalah barang mahal. Kerja cerdas, bukan kerja keras. Bisnis kreatif mesti orisinil dan visoner.

Tidak setiap orang memiliki karakter demikian. kerjasama bisnis kreatif ini bisa dilihat di Bandung. Kota kembang ini menjadi proyek percontohan industri kreatif di Asia Pasifik, sejajar dengan Inggris. Di Bandung industri kreatif tumbuh subur. Mulai dari mode pakaian, film, dan makanan.

Kerjasama Bisnis

Mari kita membedah kerjasama bisnis kreatif dengan bertumpa pada sektor fashion dan film. Berikut ini pembahasan rinci.

1.   Fashion

Industri kreatif fashion tersebar pada distro, butik, dan sebagainya. Produk yang dijual beragam mulai dari sepatu, baju, tas, hingga dompet. Lini fashion diminati karena tampilan anak muda yang kian modis. Peluang ini ditangkap jeli oleh para kreator dan desainer. Misal sepatu lukis, cat baju, dan sebagainya. Produk ini menawarkan orisinalitas. Unik dan berbeda.

Peluang kerjasama bisnis:

Anda bisa jadi reseller dari distro, butik, dan sebagainya. Mereka welcome sekali dengan kerjasama ini. Anda tinggal menjadi agen dari fashion mereka. Menjual produk mereka di lingkungan Anda. Nah, bagi Anda yang hobi menggambar. Maka bisa menajajal bisnis distro. Anda bisa menawarkan hasil layout atau model baju yang Anda desain. Lalu tawarkan pada distro yang telah memiliki brand.

2.    Film

Industri kreatif film tersebar pada komunitas komunitas film. Mereka ini lahir di kampus, organisasi, dan pertemanan. Film indie kini kian jamak ditemui. Menjadi film maker bukan barang mewah. Kini juga banyak saluran untuk mempromosikan film indie. Misal kompetisi nasional oleh salah satu perusahaan rokok. Bahkan, di kampus kampus juga kerap ada event film indie.

Peluang kerjasama bisnis:

Kalau Anda berminat menjadi aktor atau aktris, mengapa tidak bermula dari sini? Film indie bisa mengeksplorasi kemampuan Anda, sembari menapaki tangga yang lebih tinggi. Film indie bisa menjadi wadah ekspresi Anda. Toh para artis nasional juga tidak melesat sekejap kilat. Dian Sastro besar dari komunitas kreatif seperti ini.

Nah, bagi Anda yang hobi berpromosi (marketing). Bisa mengaplikasikan ilmu tersebut untuk memasarkan film indie ini ke masyarakat luas. Di Amerika Serikat bahkan film indie tidak kalah hebat dengan film populer. Film Saw yang terkenal itu adalah film indie lho.



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Ide Usaha untuk Ibu Rumah Tangga

Peluang usaha untuk ibu rumah tangga banyak dilirik oleh kaum ibu untuk menambah pemasukan kas keuangan keluarga. Setiap ibu akan menemukan dilema saat harus memilih antara menjadi wanita karir atau ibu rumah tangga. Bagi yang nyaman dengan pendapatannya dari hasil bekerja atau merasa penghasilan keluarga dari suaminya saja belum cukup, mungkin akan lebih memilih karir.

Namun bagi yang ingin merasakan peran penuh sebagai seorang istri atau ibu, ingin mengamati dan mengalami sendiri tumbuh kembang anaknya, kemungkinan akan lebih memilih menjadi ibu rumah tangga. Tetapi jangan salah, menjadi ibu rumah tangga pun bisa produktif asalkan Anda mempunyai kemauan.

Saat ini ada begitu banyak peluang usaha untuk ibu rumah tangga. Manfaatkanlah kreativitas dan latar belakang pendidikan Anda untuk itu. Hasilnya pun bisa bisa Anda nikmati: mengawasi perkembangan anak OK, finansial aman, aktualisasi diri pun bisa tercapai.

Membuka Kursus Privat di Rumah

Jika Anda memiliki kemampuan lebih di suatu bidang, misalnya jago matematika, bahasa Inggris —atau bahasa asing lainnya seperti bahasa Jerman, Jepang, Perancis—, dan Anda bisa mengajar, bukalah kursus di halaman rumah Anda. Atau Anda bisa gunakan ruangan lain dalam rumah Anda yang bisa disulap menjadi ruang kelas.

Mulailah mencari murid dari sekolah terdekat dengan rumah Anda, karena murid-muridnya pun tentu tinggal tak jauh dari sana. Usahakan Anda mendapatkan 5-10 murid yang satu kelas, jadi Anda bisa mengajarkan mereka bersama sekaligus.

Untuk silabus kursus, Anda cukup ikuti saja materi buku paket yang mereka gunakan di sekolah. Anda juga bisa membahas bersama PR yang diberikan guru. Sebagai nilai tambah, bahaslah pelajaran 1 bab lebih maju dari pelajaran di sekolah.

Cari tahu juga berapa pasaran biaya kursus. Pasanglah harga yang pantas untuk diri Anda sendiri, namun juga jangan terlalu tinggi.

Investasi yang Anda perlukan adalah whiteboard ukuran sedang, spidol warna hitam, biru, merah, penghapus whiteboard. Jadwal kursus bisa Anda sepakati bersama murid-murid.

Membuat Kerajinan Tangan

Bagi Anda yang feminin, membuat kerajinan tangan adalah pilihan usaha untuk ibu rumah tangga yang lebih nyaman. Bentuk kerajinan tangan bisa berupa aksesoris, aneka produk anyaman, maupun rajutan.

Berbeda dengan kursus di rumah, untuk membuat kerajinan tangan Anda membutuhkan investasi yang sedikit lebih banyak karena harus membeli alat dan aneka bahan. Di samping itu Anda juga perlu membeli buku panduan project untuk memperkaya kreativitas Anda.

Mulailah pasarkan hasil karya Anda ke saudara-saudara dekat maupun tamu yang datang ke rumah. Jika Anda menghadiri acara seperti arisan atau pengajian, kenakanlah atau bawa serta hasil kerajinan Anda. Orang yang suka dengan karya Anda tentu akan menanyakannya.



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Peluang Bisnis di Indonesia: Menjadi Distributor

Bidang pengadaan barang dan jasa menjadi bidang yang paling banyak korupsinya. Jangan melihat sisi negatifnya, tapi ini berarti ada banyak peluang usaha dibidang ini. Salah satu cara untuk masuk ke bidang ini adalah dengan menjadi distributor. Inilah peluang bisnis di Indonesia yang cukup empuk.

Jalan Menuju Distributor

Modal adalah syarat pertama yang harus dimiliki. Modal inilah yang akan menggiring Anda menjadi seorang distributor. Lalu, tetapkan jenis bisnis apa yang ingin Anda mainkan. Bermain dipakaian anak-anak, pakaian remaja dan dewasa, atau fast-moving product, seperti makanan, obat-obatan, ATK (alat tulis dan kantor).

Dengan suku bunga bank yang masih di kisaran 6 persen, daripada mengendapkan uang dideposito, sepertinya menjadi distributor dengan keuntungan minimal 10 persen cukup menjanjikan masa depan. Dengan berbisnis, tidak hanya uang yang didapat, tetapi teman dan silaturahmi jalan terus.

Riset pasar dan risiko yang mungkin akan ditanggung harus benar-benar dipelajari sebelum benar-benar 100 persen terjun menjadi distributor. Analisis setiap pasal yang tertera pada peraturan yang telah ditetapkan pihak produsen. Jangan sampai, sebagai distributor, Anda hanya menjadi tempat pembuangan barang-barang cuci gudang. Kalau barangnya bagus dan masih punya nilai jual, tidak apa-apa. Kalau tidak, kerugian sudah pasti ada di depan mata.

Distributor Pelumas

Mempunyai modal besar dan kemampuan networking yang baik, menjadi distributor pelumas PT Pertamina atau perusahaan asing adalah pilihan yang tepat. Apalagi, kalau Anda berkedudukan di wilayah dengan perusahaan tambang batu bara, minyak, dan perusahaan tambang lainnya, seperti di Sumatera Selatan dan Kalimantan.

Batu bara yang masih menjadi primadona sumber energi fosil paling murah masih menjanjikan keuntungan besar. Perusahaan tambang tersebut pasti membutuhkan pelumas dengan kapasitas yang banyak. Pelumas (oli) mesin, oli hidrolik, dan lain-lain. Pertamina tidak mungkin menjual retail langsung kepada perusahaan tersebut.

Oleh karena itu, Pertamina akan menjalin kerja sama dengan beberapa distributor. Bila satu perusahaan saja sudah bisa memberikan pemasukan 500 juta rupiah per bulan, cukup 10 perusahaan saja sudah bisa membuat perusahaan distributor Anda maju pesat. Tidak mudah memang, tetapi bisa dicoba.

Distributor Obat

Haruskah tahu tentang obat-obatan sebelum menjadi distributor obat? Kalau tahu, bagus. Kalaupun tidak tahu, tidak jadi masalah. Anda bisa menjalin kerja sama dengan orang yang tahu tentang obat. Tinggal dibagi saham atau jadikan saja orang tersebut sebagai pegawai Anda. Bisnis obat-obatan cukup menggiurkan karena obat-obatan tidak jauh berbeda dengan makanan. Kebutuhan yang banyak dicari orang. Jalin hubungan baik dengan apotek yang menjadi corong penjualan produk obat-obatan tersebut.

Distributor Makanan dan Minuman Ringan

Inilah salah satu bisnis fast-moving product yang cukup menguntungkan. Namun, harus diingat bahwa hendaknya Anda menjadi distributor makanan dan minuman yang sehat dengan harga tidak terlalu mahal. Bila menjadi distributor makanan tidak sehat, itu artinya sama saja Anda menyebarkan racun ke tengah masyarakat Indonesia. Agak sulit memang, tetapi berbisnis juga harus mengikuti etika dan hati nurani. Tidak asal terkam dan terjang demi keuntungan yang mungkin tidak seberapa.



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Popular Posts

 
Copyright (c) 2010 usaha-aku.blogspot.com. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes, Gifts for GirlFriend And Skull Belt Buckles.