Pages

Showing posts with label Menjadi. Show all posts
Showing posts with label Menjadi. Show all posts

Wednesday, May 2, 2012

Menjadi Pengusaha Yang Kreatif

"Menjadi pengusaha di zaman modern ternyata tantangannya cukup besar. Karenanya, seorang entrepreneur dituntut selalu kreatif dan berani menjawab semua tantangan"

pengusaha kreatif 200x150 Menjadi Pengusaha Yang KreatifMenjadi seorang pengusaha, belakangan ini menjadi salah satu pilihan hidup yang banyak dijalani masyarakat Indonesia. Sulitnya mendapatkan lapangan kerja dan besarnya tuntutan ekonomi yang semakin menghimpit masyarakat, membuat sebagian besar dari mereka mulai nekat berputar arah memutuskan terjun di dunia usaha.

Kondisi ini tentunya memberikan angin segar bagi perbaikan ekonomi di negara kita, sebab pertumbuhan UMKM yang semakin hari semakin besar disinyalir mampu mengurangi angka pengangguran yang ada serta menjadi tiang penyangga bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Meskipun begitu, menjadi seorang pengusaha di zaman serba modern seperti sekarang ini ternyata tantangannya cukup besar. Tidak hanya persaingan pasarnya saja yang sekarang ini semakin ketat, namun serbuan kreativitas dari para competitor yang tak pernah berhenti menjadi salah satu tantangan besar bagi Anda untuk mempertahankan kerajaan bisnis yang telah dibangun bertahun-tahun.

Karenanya, sebagai seorang entrepreneur tentunya Anda dituntut untuk selalu kreatif di setiap saat dan berani menjawab semua tantangan dengan cara yang Anda miliki. Lalu, Kira-kira bagaimana caranya menjadi pengusaha yang kreatif?

Berikut ini akan kami informasikan beberapa resep sederhana yang perlu Anda perhatikan untuk bisa menjadi seorang creative entrepreneur.

Pertama, kreativitas bisa Anda kembangkan dari sebuah kebiasaan. Banyak orang berpendapat bahwa kreativitas didapatkan karena bakat turunan, hal inilah yang menghambat sebagian besar orang untuk berkarya. Sebab, mereka terlanjur minder dengan kekuatan dirinya dan enggan mengasah kreativitas yang pada dasarnya dimiliki setiap manusia. Karenanya, mulai sekarang biasakan melatih kreativitas Anda secara rutin dan ciptakan sebuah produk baru berupa barang ataupun jasa yang tentunya belum pernah ada sebelumnya.kreatif 200x150 Menjadi Pengusaha Yang Kreatif

Kedua, tidak hanya sebatas menciptakan produk unik. Sekarang ini banyak pelaku usaha yang berlomba-lomba menunjukan kreativitas mereka dengan cara menciptakan produk-produk unik yang belum pernah ada sebelumnya. Strategi ini memang cukup efektif, namun terkadang para pengusaha kurang memperhatikan daya tarik atau nilai tambah yang ditawarkan produk tersebut, sehingga tidak jarang produk unik yang dihasilkan terkesan kurang menjual dan belum mengena di hati para konsumen.

Ketiga, memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan sayap bisnisnya. Selain menelurkan ide-ide yang kreatif dan inovatif, seorang pelaku usaha dituntut untuk lebih peka terhadap perkembangan teknologi yang ada saat ini. Hal tersebut penting, mengingat sebagai entrepreneur sukses Anda harus jeli melihat peluang pasar dan bisa menciptakan sebuah inovasi yang sesuai dengan perubahan minat konsumen. Contohnya saja dengan menggunakan mesin atau teknologi tepat guna untuk meningkatkan kapasitas produksi maupun memanfaatkan teknologi infonet untuk memperluas jangkauan pasar bisnis Anda.

Keempat, bermodalkan kreativitas untuk memecahkan permasalahan bisnis Anda. Pastikan bahwa Anda mampu menghadapi situasi-situasi sulit dalam menjalankan sebuah usaha dan berhasil menyelesaikan permasalahan yang ada dengan kreativitas yang Anda miliki. Dengan modal kreativitas dalam diri Anda, cobalah untuk mencari alternatif lain ketika permasalahan yang Anda hadapi menemui jalan buntu dan jangan mudah menyerah dengan keadaan yang kurang menyenangkan.

Semoga informasi tips bisnis yang kami angkat pada pekan ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula dalam mengembangkan kerajaan bisnisnya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Sumber gambar :1. http://dribbble.com/system/users/6592/screenshots/182028/be-creative-dribbbble.jpg?13286260082. http://50topmodels.files.wordpress.com/2009/04/creativity.jpg?w=500&h=375

artikel sumber

»»  Selengkapnya...

Sunday, April 29, 2012

Tips Menjadi Wirausaha Mandiri

Salah satu kunci menjadi wirausaha mandiri adalah Work Smart (Bekerja dengan Cerdas) dan Smart Worker (Pekerja yang Cerdas). Sehingga pekerjaan yang akan kita lakukan benar-benar berjalan dengan lancar dan sukses.sesuai yang kita harapkan.

A. Work Smart

Agar dapat bekerja dengan cerdas, maka ada hal-hal yang perlu kita lakukan, yaitu :

1. Definisi The End Of Mind

Sebelum kita memulai bekerja, kita harus mendefinisikan sasaran akhir dari pekerjaan kita. Jadi, sasaran tersebut yang akan kita tuju, sehingga kita tidak akan berhenti bekerja atau mengerjakan yang yang lain sebelum hal itu tercapai.

2. Clear Objectives

Setelah mengetahui sasaran akhir, kita harus memperjelas atau merinci indikator tercapainya sasaran tersebut. Jadi, buat sasaran yang terukur. Misalnya, jika sasarannya keuntungan perusahaan, maka berapa rupiah yang ingin kita capai. Jika sasarannya waktu penyelesaian pekerjaan, maka berapa lama waktu penyelesaian tugas.

3. Better Planning

Selanjutnya untuk mencapai sasaran tersebut kita harus menyusun rencana yang bagus. Cara atau syarat untuk mencapai sasaran tersebut, kita harus mengetahuinya. Jadi, benar-benar dipersiapkan langkah - langkah untuk mencapai sasaran tersebut.

4. Focus

Dari perencanaan yang telah kita susun, pasti ada beberapa pekerjaan yang sangat menentukan kesuksesan dalam pencapaian sasaran atau ada pekerjaan yang mempengaruhi pekerjaan yang lainnya. Untuk itu, kita harus fokus atau memprioritaskan pada pekerjaan tersebut, sebelum melakukan pekerjaan yang lain. Misalnya, ada sebuah proyek Seminar. Pada proyek tersebut hal yang sangat penting adalah pembicara dan tempat acara. Jadi, yang harus dikerjakan dahulu dan harus fokus adalah memastikan pembicara dan tempat acara.

5. Organizing

Setelah itu kita membentuk kepanitiaan dengan melakukan pembagian tugas dan wewenang. Harus ditentukan juga jalur koordinasinya. Dengan begitu, kita dapat melakukan pekerjaan kita dengan efektif dan efisien.

6. Controlling

Kontrol setiap proses pekerjaan, sehingga setiap ada langkah-langkah yang tidak sesuai rencana, maka kita dapat segera mengetahuinya dan memperbaikinya.

7. Team Work

Yang terakhir dan yang paling penting adalah ‘team work’. Setiap orang jika berkumpul untuk melakukan pekerjaan bersama-sama, maka kekuatannya adalah jika semua memiliki tujuan yang sama. Jadi internalisasi tujuan kedalam team work ini harus terus dijaga. Sehingga dapat membentuk ‘team work’ yang solid dan bekerja dengan baik.

B.  Smart Worker

Setelah kita bekerja dengan cerdas, maka langkah selanjutnya adalah kita harus bisa menciptakan pekerja yang cerdas. Adapun pekerja yang cerdas adalah pekerja yang memenuhi kriteria “SMART” berikut ini :

  • Specific, yaitu sasarannya harus jelas dipahami oleh seluruh komponen perusahaan
  • Measurable, yaitu sasarannya harus dapat diukur dengan ukuran tertentu
  • Attractive, yaitu sasarannya harus menantang
  • Realistic, yaitu sasaran kerjanya harus realistis sesuai kemampuan atau resources yang ada
  • Time Table, yaitu waktu pencapaian harus terencana


Sumber artikel...

»»  Selengkapnya...

Monday, April 16, 2012

Tips Menjadi Pengusaha Distributor Oli

Apakah menjadi distributor oli merupakan pilihan yang tepat sebagai ladang bisnis? Tanpa pengetahuan tentang oli, jangan coba-coba menjadi distributor oli. Pengetahuan tentang produk itu sangat penting. Kalau masalah cinta pada produk yang akan menjadi wadah berbisnis, itu perkara lain. Cinta itu bagaimanapun bisa ditumbuhkan seiring dengan bergulirnya waktu. Intinya kalaupun jiwa dan cinta belum ke arah menjadi distributor oli tapi peluang ternyata ada pada jalur distributor oli, ambil dulu. 

Jadikan peluang itu sebagai sarana belajar. Nantinya kalau cinta pada oli ternyata terpupuk dengan baik, teruskan. Tapi kalau cinta pada oli itu tidak tumbuh juga, tinggalkan dan cari peluang bisnis lain. Teori mungkin terlihat mudah tapi kenyataannya memang semudah itu. Banyak pengusaha yang putar haluan setelah menjadi distributor oli untuk beberapa saat. Ternyata bisnis oli itu tidak selicin olinya. Tetap saja apapun yang ada di depan mata, ketika peluang itu menjadi distributor oli, hantam dulu.

Apa yang Harus Diketahui Sebelum Menjadi Distributor Oli?

Berbisnis itu tidak gampang. Banyak rintangan. Banyak cobaan. Tapi apakah semua rintangan dan semua cobaan itu harus menenggelamkan keinginan untuk menjadi seorang pebisnis? Bagi seorang pebisnis sejati, hidupnya adalah bisnisnya. Rintangan dan cobaan itu hanyalah bagian dari seni menata hidup. Pun ketika Anda memutuskan untuk menjadi seorang distributor oli.

Beragam bisnis dicoba sebelum menemukan oase bisnis yang sebenarnya. Begitupun dengan langkah awal sebagai distributor oli. Ada beberapa hal yang harus disiapkan.

1. Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Menjadi Distributor Oli - Analisis Pasar

Pertama adalah analisis pasar. Apakah ada pasar yang akan mendukung bisnis sebagai distributor oli? Bila jawabannya ada. Berapa banyak kira-kira penyerapan pasar terhadap produk oli yang akan dijual? Kalau cukup banyak dan cukup menguntungkan, barulah memikirkan tempat yang akan digunakan sebagai gudang dan kantor. Setelah itu persiapkan armada angkutan semisal truk Colt diesel, pick up, truk Fuso, dan lain-lain. 

2. Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Menjadi Distributor Oli - Siapkan Tenaga Kerja

Kedua, untuk menunjang bisnis sebagai distributor oli tersebut, dibutuhkan bantuan dan pihak lain, seperti, karyawan. Untuk perusahaan yang baru dibuka, mungkin pengrekrutan karyawan dibatasi. Yang dibutuhkan oleh perusahaan distributor oli yang baru adalah tim pemasaran yang selain tahu tentang produk yang akan dipasarkan, juga paham pasar dan bagaimana mendapatkan penawaran di beberapa calon konsumen.

Perang harga mungkin terjadi. Oleh karena itu pelayanan prima menjadi salah satu kunci sukses tidaknya sebuah perusahaan distributor oli. Selain tim pemasaran yang solid, seorang pekerja yang bertanggung jawab pada bidang administrasi juga tidak kalah besar perannya.

Tanpa pembukuan dan pengarsipan yang baik, sebagai distributor oli Anda pasti akan kewalahan, para petugas yang ada di lapangan pasti akan mendapatkan kesulitan yang luar biasa terutama ketika penawaran banyak masuk. Terkadang banyaknya penawaran yang masuk akan menjadi masalah tersendiri. Apalagi konsumen biasanya akan membayar pesanan paling cepat satu bulan berikutnya. 

Bagi perusahaan distributor oli yang baru berdiri, keadaan ini bisa membuat pusing. Untuk mengatasinya, salah satu solusinya adalah dengan melibatkan pihak ketiga. Pihak ketiga ini bisa disebut sebagai pemegang modal untuk jenis penawaran khusus.

Tentu saja ada pembagian keuntungan yang telah disepakati sebelumnya. Prinsip ‘dari pada kalah 100%, mending memberikan kemenangan kepada orang lain tapi masih tetap mencicipi nikmatnya kemenangan’, jangan-jangan menjadi salah satu inspirator orang-orang yang mempraktikkan metode ini dalam perusahaan disributor oli-nya. Tidak jadi masalah prinsip apa yang dipakai asalkan hasilnya halal.

Pengetahuan Sebagai Pengusaha Distributor Oli

Belajar itu tidak ada habisnya. Bagi seorang pebisnis, belajar itu adalah napas. Kalau tidak belajar, itu artinya napas berhenti dan mati. Apa lagi yang harus dipelajari oleh seseorang yang bergerak di perusahaan distributor oli?

Sebagai seorang yang berminat untuk menjadi seorang distributor oli, tentu saja bahasa yang dipakai dalam menerangkan setiap produk oli yang dihasilkan oleh beragam perusahaan baik yang ada di Indonesia maupun perusahaan oli yang berasal dari negara lain.

COO atau Certificate Of Originality yang merupakan satu pembuktian kalau oli yang dipasarkan itu adalah oli asli dan bukan oli tiruan. Adalah satu hal yang sangat merugikan pihak distributor oli manakala ternyata oli yang mereka pasarkan merupkan oli palsu.

Oli palsu ini dapat merusak mesin dengan cepat. Kalau hal ini terjadi, tamatlah perusahaan distributor oli tersebut. Kalaupun tidak tamat, mungkin perusahaan distributor oli Anda akan mati perlahan atau susah untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumennya.

Setelah COO, ada COA atau Certificate Of Analysis. Surat keterangan satu ini biasanya ada pada produk impor. Misalnya, produk-prosuk dari Shell, Mobil, Esso, Total, dan lain-lain. Perusahaan distributor oli harus mengecek semua keterangan yang ada di COA tersebut.

Di COO disebutkan batch Number (tanggal-bulan-tahun produksinya serta kapan kadaluarsanya). Pada COA disebutkan juga cara menangani jenis oli tertentu dan spesifikasinya. Misalnya, SAE (Sociaty Automotive Engineering atau standar kekentalan oli untuk otomotif). Kekentalan ini contohnya dilambangkan dengan SAE 20-50w. Seorang distributor oli mutlak mengetahuinya.

Selain itu, distributor oli juga mutlak mengetahui bahwa juga ada keterangan mengenai density (berat jenis oli), ISO (International Standard Oganisation) yang menunjukkan standar kekentalan oli yang digunakan untuk industri.

Biasanya sebelum memasarkan oli tertentu, perusahaan distributor oli sudah mendapatkan pelatihan dari pihak perusahaan yang memproduksi oli tersebut. Pelatihan tersebut berupa pengetahuan tentang produk, cara pemakaian, kendala yang mungkin terjadi dan cara mengatasinya. Pun cara pemasarannya.

Bila terjadi kendala yang sekiranya tidak bisa diatasi oleh pihak distributor oli, maka pihak produsen oli akan memberikan bantuan teknis yang dibutuhkan. 

Kerja sama yang sangat baik antara perusahaan distributor oli dan perusahaan yang memproduksi oli tersebut akan sangat menentukan apakah bisnis oli akan berjalan dengan lancar atau tidak. Oli yang sangat dibutuhkan dalam menunjang kelancaran sebuah mesin memang harus diperlakukan secara lebih istimewa.

Keuntungan yang menjanjikan cukup bagus. Satu drum oli bisa memberikan keuntungan Rp 200.000 – Rp 300.000. Kalau dalam satu bulan satu perusahaan memesan 100 drum secara regular untuk waktu satu tahun, sudah bisa dihitung berapa keuntungannya. Rp 200.000 dikalikan 100 drum dikalikan 12 bulan. Makmurlah perusahaan distributor oli tersebut. Asal mampu mempertahankan konsumen lama dan terus mendapatkan konsumen baru, pelebaran sayap perusahaan distributor oli tentunya bisa dilakukan.

Masalah Perusahaan Distributor Oli

Masalah yang dihadapi oleh perusahaan distributor oli hampir sama dengan masalah yang dihadapi oleh perusahaan distributor lain. Contohnya, pengangkutan. Bila perusahaan distributor oli tidak mempunyai armada pengangkutan yang cukup handal, pengiriman oli ke konsumen bisa tersendat. Kekecewaan yang dialami oleh konsumen bisa berdampak penurunan pesanan pada periode pemesanan berikutnya. 

Selain pada pengangkutan, perang harga dengan para perusahaan distributor oli lainnya bisa saja terjadi. Adanya pengoplosan oli juga bisa membuat oli asli merana walaupun mungkin tidak terlalu lama. Keadaan ini harus disikapi dengan kematangan gaya berbisnis yang cukup mapan.

Tapi bagi pemula yang baru membuka perusahaan distributor oli, hal ini bisa membuat kepala pecah kalau keadaan emosi tidak stabil. Berteman dengan sesama pengusaha yang emosinya lebih bisa terjaga adalah salah satu penguat jiwa pengusaha.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya membuat kelompok pengusaha distributor oli. Selain persaingan bisa sehat juga untuk saling menjaga kondisi kejiwaan masing-masing ketika terjadi masalah yang cukup pelik.



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Monday, January 30, 2012

Peluang Bisnis di Indonesia: Menjadi Distributor

Bidang pengadaan barang dan jasa menjadi bidang yang paling banyak korupsinya. Jangan melihat sisi negatifnya, tapi ini berarti ada banyak peluang usaha dibidang ini. Salah satu cara untuk masuk ke bidang ini adalah dengan menjadi distributor. Inilah peluang bisnis di Indonesia yang cukup empuk.

Jalan Menuju Distributor

Modal adalah syarat pertama yang harus dimiliki. Modal inilah yang akan menggiring Anda menjadi seorang distributor. Lalu, tetapkan jenis bisnis apa yang ingin Anda mainkan. Bermain dipakaian anak-anak, pakaian remaja dan dewasa, atau fast-moving product, seperti makanan, obat-obatan, ATK (alat tulis dan kantor).

Dengan suku bunga bank yang masih di kisaran 6 persen, daripada mengendapkan uang dideposito, sepertinya menjadi distributor dengan keuntungan minimal 10 persen cukup menjanjikan masa depan. Dengan berbisnis, tidak hanya uang yang didapat, tetapi teman dan silaturahmi jalan terus.

Riset pasar dan risiko yang mungkin akan ditanggung harus benar-benar dipelajari sebelum benar-benar 100 persen terjun menjadi distributor. Analisis setiap pasal yang tertera pada peraturan yang telah ditetapkan pihak produsen. Jangan sampai, sebagai distributor, Anda hanya menjadi tempat pembuangan barang-barang cuci gudang. Kalau barangnya bagus dan masih punya nilai jual, tidak apa-apa. Kalau tidak, kerugian sudah pasti ada di depan mata.

Distributor Pelumas

Mempunyai modal besar dan kemampuan networking yang baik, menjadi distributor pelumas PT Pertamina atau perusahaan asing adalah pilihan yang tepat. Apalagi, kalau Anda berkedudukan di wilayah dengan perusahaan tambang batu bara, minyak, dan perusahaan tambang lainnya, seperti di Sumatera Selatan dan Kalimantan.

Batu bara yang masih menjadi primadona sumber energi fosil paling murah masih menjanjikan keuntungan besar. Perusahaan tambang tersebut pasti membutuhkan pelumas dengan kapasitas yang banyak. Pelumas (oli) mesin, oli hidrolik, dan lain-lain. Pertamina tidak mungkin menjual retail langsung kepada perusahaan tersebut.

Oleh karena itu, Pertamina akan menjalin kerja sama dengan beberapa distributor. Bila satu perusahaan saja sudah bisa memberikan pemasukan 500 juta rupiah per bulan, cukup 10 perusahaan saja sudah bisa membuat perusahaan distributor Anda maju pesat. Tidak mudah memang, tetapi bisa dicoba.

Distributor Obat

Haruskah tahu tentang obat-obatan sebelum menjadi distributor obat? Kalau tahu, bagus. Kalaupun tidak tahu, tidak jadi masalah. Anda bisa menjalin kerja sama dengan orang yang tahu tentang obat. Tinggal dibagi saham atau jadikan saja orang tersebut sebagai pegawai Anda. Bisnis obat-obatan cukup menggiurkan karena obat-obatan tidak jauh berbeda dengan makanan. Kebutuhan yang banyak dicari orang. Jalin hubungan baik dengan apotek yang menjadi corong penjualan produk obat-obatan tersebut.

Distributor Makanan dan Minuman Ringan

Inilah salah satu bisnis fast-moving product yang cukup menguntungkan. Namun, harus diingat bahwa hendaknya Anda menjadi distributor makanan dan minuman yang sehat dengan harga tidak terlalu mahal. Bila menjadi distributor makanan tidak sehat, itu artinya sama saja Anda menyebarkan racun ke tengah masyarakat Indonesia. Agak sulit memang, tetapi berbisnis juga harus mengikuti etika dan hati nurani. Tidak asal terkam dan terjang demi keuntungan yang mungkin tidak seberapa.



View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Popular Posts

 
Copyright (c) 2010 usaha-aku.blogspot.com. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes, Gifts for GirlFriend And Skull Belt Buckles.