Pages

Showing posts with label Pentingnya. Show all posts
Showing posts with label Pentingnya. Show all posts

Thursday, May 24, 2012

Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan

Pembuatan laporan keuangan perusahaan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh mereka yang bergerak dalam dunia usaha. Semua usaha yang ingin dikelola dengan baik, harus memiliki sebuah catatan yang berisi informasi mengenai semua aktivitas keuangan mereka.

Bukan hanya perusahaan yang sudah berskala besar yang memiliki kewajiban untuk membuat laporan keuangan perusahaan. Sebab, perusahaan kecil sekalipun sebenarnya dianjurkan untuk membuat laporan keuangan perusahaan mereka. Karena pada dasarnya laporan keuangan yang dibuat tersebut pada nantinya akan bermanfaat untuk diri mereka sendiri.

Laporan keuangan perusahaan sendiri didefinisikan sebagai kumpulan laporan yang menyajikan informasi mengenai aktivitas keuangan perusahaan. Dimana dalam laporan tersebut disajikan beberapa informasi mengenai laporan Laba rugi, Laporan kepmilikan modal, laporan arus kas, neraca dan juga catatan menganai laporan keuangan tersebut.

Dari definisi tersebut, bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa pada intinya, laporan keuangan perusahaan adalah sebuah gambaran mengenai serangkaian aktivitas keuagan yang berlangsung pada sebuah perusahaan. Dimana setiap aktivitas yang terjadi tersebut dicatat berdasar pos-pos laporan keuangan yang sesuai dengan jenis aktivitas tersebut.

Selanjutnya, dari berbagai pencatatan kegiatan tersebut dibuatlah ringkasan menggunakan cara yang tepat yang dinyatakan melalui satuan nilai uang. Dari hasil ringkasan tersebut, kemudian dibuatlah penafsiran atas hasil laporan keuangan itu dengan tujuan yang beraneka ragam.

Dari informasi yang tersaji pada laporan keuangan tersebut, maka kita bisa mengetahui informasi serta gambaran atas kondisi keuangan suatu perusahaan. Termasuk pula, kita bisa mendapatkan informasi mengenai hasil usaha sebuah perusahaan pada suatu periode dan perputaran keuangan perusahaan pada periode tertentu.

Tujuan pembuatan laporan keuangan perusahaan adalah sebagia bentuk tanggung jawab dari pengelola perusahaan kepada pemilik perusahaan. Pemilik perusahaan ini bisa dikategorikan sebagai individu atau juga sebagai kelompok yang berada dalam kumpulan pemilik modal atau saham. Dengan laporan ini, para pemilik modal pada akhirnya bisa mendapatkan informasi atas kinerja yang sudah dilakukan para pengelola perusahaan tersebut.

 

Tujuan Laporan Keuangan Perusahaan

 

Pada dasarnya, setiap aktivitas yang dilakukan dalam sebuah perusahaan memiliki tujuan tersendiri. Demikian pula dalam proses pembuatan laporan keuangan perusahaan, memiliki beberapa tujuan. Tujuan tersebut mencakup tujuan keluar perusahaan serta yang paling utama adalah tujuan ke dalam perusahaan itu sendiri.

Untuk tujuan ke dalam perusahaan, laporan keuangan ini akan memiliki manfaat untuk pihak manajemen serta seluruh karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut. Sementara, untuk tujuan keluar perusahaan dimaksudkan bagi pihak luar yang memiliki kepentingan serta memiiliki hak untuk mendapatkan laporan keuangan tersebut. Pihak luar tersebut antara lain pemegang saham, pemilik surat berharga atau juga pihak kreditur atau bank.

Secara umum, laporan keuangan perusahaan merupakan media informasi keuangan sebuah perusahaan. Baik untuk informasi keuangan yang disusun pada kondisi khusus atau juga laporan yang disusun pada masa tertentu secara rutin. Untuk laporan yang disusun pada kondisi khusus ini, pembuatannya bisa dilakukan mendadak yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahan.

Dari penjabaran diatas, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa secara umum laporan keuangan perusahaan berfungsi sebagai media informasi. Khususnya dalam menginformasikan mengenai kondisi keuangan sebuah perusahaan agar diketahui oleh pihak-pihak yang berkepentingan dan memiliki hak untuk itu.

Jika diuaraikan, ada tujuh tujuan dari penyusunan laporan keuangan perusahaan. Ketujuh manfaat laporan keuangan perusahaan tersebut adalah :

  1. Sebagai media informasi atas jenis dan jumlah aktiva yang dimiliki oleh perusahaan dalam suatu periode.
  2. Menginformasikan jenis dan tingkat jumlah pendapatan yang bisa diraih oleh perusahaan pada periode tertentu.
  3. Menunjukkan posisi utang serta modal perusahaan beserta dengan rincian jenisnya yang dimiliki perusahaan pada periode tertentu.
  4. Menunjukkan jumlah beban yang menjadi kewajiban perusahaan untuk dibayar pada periode tertentu.
  5.  Menunjukkan apabila terjadi perubahan pada sisi aktiva maupun pasiva dan modal yang dimiliki perusahaan.
  6. Sebagai media untuk mengetahui kinerja yang sudah dilakukan perusahaan selama periode waktu tertentu.
  7. Menunjukkan informasi apabila ada terjadi catatan dalam laporan keuangan perusahaan tersebut.

 

Pihak Yang Membutuhkan Laporan Keuangan

 

Secara umum, ada dua pihak yang membuthkan laporan keuangan perusahaan yaitu dari pihak internal perusahaan dan dari pihak eksternal perusahaan. Untuk pihak interal perusahaan, laporan keuangan perusahaan ini dibutuhkan misalnya pemilik perusahaan, pihak manajemen dan pimpinan perusahaan. Sementara untuk pihak dari luar perusahaan yang memiliki kepentingan atas laporan keuangan perusahaan ini antara lain investor, kreditur dan juga pemerintah.

Untuk pemilik perusahaan, laporan keuangan ini dibutuhkan agar merkea bisa mendapatkan informasi tentang kinerja manajemen perusahaan dalam mengelola perusahaan milik mereka tersebut. Dengan demikian, pemilik perusahaan bisa memiliki alat untuk menilai prestasi karyawan mereka dan mendapatkan gambaran tentang bagaimana perkembangan perusahaan di waktu yang akan datang. Namun yang lebih penting lagi adalah dengan laporan keuangan ini pemilik perusahaan bisa memperkirakan mengenai jumlah laba yang akan didapat pada periode ternteu. Selain itu bagi perusahaan yang sudah terdaftar dalam bursa saham, laporan keuangan ini bisa digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan saham perusahaan.

Untuk pihak manajemen perusahaan sendiri, laporan keuangan perusahaan tersebut digunakan sebagai dasar untuk membuat arahan kebijakan perusahaan. Di sisi lain, dari laporan tersebut bisa diketahui tingkat efektivitas biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam setiap aktivitasnya. Laporan keuangan bisa pula digunakan sebagai alat ukur kinerja setiap individu yang sudah memiliki tugas dan wewenang masing-masing. Dan yang paling utama adalah dengan laporan keuangan perusahaan ini, setiap karyawan bisa mengetahui seberapa besar nilai penghargaan yang akan mereka terima atas kinerja yang mereka berikan pada perusahaan.

Untuk investor, laporan keuangan ini digunakan sebagai media untuk menilai tingkat kesehatan sebuah perusahaan. Dengan demikian mereka akan bisa mendapatkan data mengenai peluang serta resiko yang dimiliki apabila mereka menanamkan modal pada perusahaan tersebut. Sebuah perusahaan yang memiliki laporan keuangan baik dan sehat, tentu akan lebih mudah dalam mendapatkan investor dibandingkan perusahaan yang laporan keuangannya tidak disusun dengan baik dan mencerminkan kesehatan perusahaan tersebut.

Laporan keuangan perusahaan juga dibutuhkan oleh para kreditor sebagai pihak ekternal perusahaan. Kreditur adalah pihak yang akan membantu sebuah perusahaan dalam memenuhi kebutuhan modal perusahaan dengan sistem pinjaman. Dengan melihat pada laporan keuangan perusahaan, maka kreditur bisa menentukan seberapa tingkat kesehatan perusahaan. Sehingga mereka bisa mengetahui tingkat resiko atas pinjaman yang mereka lakukan pada perusahaan tersebut. Resiko ini terkait dengan kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjaman pada pihak kreditur. Apabila tingkat resiko tinggi, dimana kemampuan perusahaan mengembalikan pinjaman rendah, biasanya permohonan utang oleh perusahaan akan ditolak oleh kreditur. Sebaliknya apabila kreditur menilai perusahaan memiliki posisi keuangan yang sehat dan tingkat kemampuan pengembalian hutang yang tinggi, maka permohonan penambahan modal tersebut akan dikabulkan.

Sementara bagi pemerintah melalui laporan keuangan perusahaan mereka akan bisa menghitung nilai pajak yang harus dibayarkan perusahaan. Selain itu, laporan keuangan perusahaan juga akan membantu pemerintah dalam menyusun rencana pembangunannya.



Sumber artikel...

»»  Selengkapnya...

Sunday, April 22, 2012

Pentingnya Motivasi untuk Pengembangan Diri

Satu aspek penting dalam kehidupan kita adalah motivasi untuk menghadapi kehidupan ini. Hal ini karena untuk kehidupan yang bersemangat, maka harus ada sesuatu yang mampu membangkitkan keinginan untuk mencapai tujuan hidup. Inilah yang selanjutnya kita sebut sebagai motivasi hidup. Dengan motivasi inilah, maka tumbuh dan berkembang semangat untuk menghadapi dan menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di dalam kehidupan.

Dalam konteks lainnya, motivasi  ini selanjutnya kita terapkan dalam sebuah visi dan beberapa misi agar semakin mudah dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Visi dan misi inilah yang selanjutnya menjadi kendaraan bagi kita untuk mencapai tujuan hidup. Dan, dalam aspek kewirausahaan, motivasi merupakan aspek penting untuk dapat mengembangkan kemampuan yang ada dalam diri sehingga muncul sebagai kompetensi khusus diri.

Kompetensi diri ini selanjutnya menjadi branding-self bagi kita sehingga  semua orang mengenal dan mengakui eksistensi kita di masyarakat. Dengan kompetensi diri inilah, maka kita dapat ikut berperan aktif dalam kehidupan dan ikut secara aktif menentukan arah kehidupan yang kita jalani.


Mengembangkan Diri Berbasis Buku

Sebenarnya, ketika kita membicarakan masalah motivasi, maka kita mengenal ada 2 (dua) jenis motivasi, yaitu motivasi dari diri sendiri dan motivasi dari orang lain. Tentunya dengan jenis motivasi ini, maka kita dapat mengetahui dan merasakan bahwa keduanya mempunyai peranan penting dalam memberikan dukungan pencapaian keberhasilan hidup, khususnya dalam kegiatan kewirausahaan.

Jika motivasi dari diri sendiri merupakan motivasi yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri sendiri sebagai bentuk kesadaran atas pentingnya ikut serta dalam percaturan kehidupan, maka motivasi dari orang lain merupakan kesinergisan kita dengan orang lain. Dan, salah satu motivasi dari luar dapat kita peroleh dari membaca buku tentang motivasi. Dengan buku motivasi inilah, maka kita dapat mengambil banyak pelajaran untuk dapat mengembangkan diri kita.

Buku motivasi merupakan sumber literasi yang cukup signifikan untuk mengembangkan diri.  Kita dapat membaca banyak informasi yang mampu mencerahkan hati dan diri kita sehingga kondisi kondisi negative yang ada dalam diri kita dapat kita anulir dengan menggantikannya dengan kondisi kondisi positif. Inilah yang selanjutnya kita harapkan dapat menjadi kebiasaan yang mendukung  upaya pencapaian tujuan hidup.


Pentingnya motivasi dalam berwirausaha

Dan, dalam dunia bisnis wirausaha, motivasi memegang peranan dalam prosentase pencapaian keberhasilan usaha. Hal ini karena tidak semua orang mempunyai keberanian dalam memutuskan diri menggeluti dunia wirausaha. Banyak orang yang merasa ragu atas kemampuannya dalam kegiatan wirausaha. Oleh karena itulah, maka penting sekali keberadaan motivasi untuk berwirausaha.

Sementara itu, keberadaan motivasi dalam berwirausaha tidak lain adalah untuk dapat mengembangkan diri secara maksimal berbasis pada kemampuan usaha. Setiap orang, sebenarnya mempunyai kemampuan untuk berusaha, tetapi dalam konteks usaha komersial, masih banyak orang yang meragukan kemampuan dirinya.

Pengembangan diri ini kita lakukan sebagai langkah konkrit untuk menghadapi kehidupan ini dengan lebih baik. Seperti kita ketahui, perkembangan pola dan kondisi kehidupan sedemikian pesat sehingga jika tidak diimbangi dengan pengembangan diri, maka kita dapat terlindas oleh roda kehidupan.

Oleh karena itulah, maka setiap orang harus mempunyai keyakinan atas kemampuan yang dimilikinya. Tanpa keyakinan tersebut, maka segala kegiatan tidak dapat maksimal. Dan, dalam hal inilah, peranan motivasi diharapkan dapat memberikan dorongan dan dukungan semangat.

Dengan memperhatikan uraian yang telah dipaparkan, maka setidaknya kita mempunyai keyakinan diri bahwa sebenarnya unuk menjalani kegiatan wirausaha bukanlah hal yang  menakutkan. Justru, jika kita memiliki motivasi bagus dalam berwirausaha, maka segalanya sangat mudah untuk dilakukan dan kita dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Oleh karena itu, maka untuk dapat menjalani bisnis wirausaha, kita harus mempunyai motivasi yang tinggi dan hal tersebut dapat kita peroleh dengan membaca buku motivasi yang dapat kita beli di toko buku. Dengan buku-buku motivasi, khususnya terkait dengan wirausaha, maka kita dapat mengembangkan diri dalam dunia usaha dan menjadikan kita sebagai wirausahawan berhasil. Mengapa kita meragukan hal tersebut? Segera lakukan untuk mendapatkan hal terbaik bagi kehidupan kita.



Sumber artikel...

»»  Selengkapnya...

Friday, February 17, 2012

Mengenal Business Process dan Peran Pentingnya dalam Perusahaan


Pernahkah Anda mendengar istilah business process alias proses bisnis? Tidak dapat dipungkiri, business process merupakan prosedur yang paling penting dalam laju sebuah perusahaan. Boleh dibilang, business process merupakan denyut nadi sebuah perusahaan.


Business process berfungsi sebagai roda penggerak sebuah perusahaan. Dengan fungsi vital tersebut, kinerja sebuah perusahaan sangat bergantung terhadap efisiensi serta efektivitas business process yang dimilikinya. Tidak heran jika akhirnya ditemukan aneka jenis metode serta cara-cara untuk meningkatkan laju sebuah bisnis.


Berbagai jenis metode serta cara peningkatan performa bisnis itulah yang kemudian dinamai Business Process Inprovement (BPI). BPI terdiri atas empat jenis metode, yaitu sebagai berikut.



  1. Six Sigma

  2. Total Quality Management (TQM)

  3. Business Process Re-engineering (BPR)

  4. Lean

Keempat metode business process tersebut mempunyai kelebihan serta karakteristik yang berbeda-beda. Setiap metode hadir menawarkan keuntungan serta kelemahan masing-masing.


Apa Itu Business Process?


Pentingnya peran business process dalam sebuah perusahaan membuat Anda perlu mengenal definisinya. Business process adalah sebuah kumpulan pekerjaan atau aktivitas yang saling berhubungan guna menyelesaikan masalah tertentu atau yang menghasilkan produk maupun layanan untuk mencapai satu tujuan.


Sebuah business process bisa dibagi-bagi ke dalam kelompok yang lebih kecil atau subproses. Setiap subproses mempunyai atribut masing-masing, namun tetap memiliki kontribusi dalam pencapaian tujuan super prosesnya. Pada umumnya, analisis sebuah business process melibatkan pemetaan proses serta subproses sampai tingkatan kegiatan atau aktivitas.


Selain itu, business process dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang terukur serta terstruktur dalam menghasilkan produk tertentu yang ditujukan bagi konsumen tertentu pula. Dalam proses tersebut, terdapat penekanan kuat, yaitu “bagaimana” pekerjaan itu dilakukan di sebuah perusahaan. Penekanan terhadap “bagaimana” cara kerja perusahaan ini berbeda dengan fokus sebuah produk yang biasanya lebih mengutamakan aspek “apa”.


Karakteristik Business Process


Setelah cukup memahami definisi business process, saatnya Anda berkenalan dengan karakteristik sebuah business process. Berikut ini merupakan beberapa karakteristik umum yang mesti dimiliki oleh sebuah business process.



  • Definitif yang berarti bahwa sebuah business process harus mempunyai batasan, masukan, dan keluaran yang jelas.


  • Urutan yang berarti bahwa suatu business process harus didukung oleh aktivitas yang teratur atau berurutan sesuai ruang dan waktu.


  • Pelanggan yang berarti bahwa business process harus memiliki sasaran penerima akhir atau konsumen (pelanggan).


  • Nilai tambah, yang berarti bahwa transformasi dalam business process hendaknya memberikan nilai tambah bagi penerima.


  • Keterkaitan, yang berarti bahwa business process harus terkait dalam sebuah struktur organisasi karena sebuah proses tidak mungkin bisa berdiri sendiri.


  • Fungsi silang, yang berarti bahwa sebuah proses biasanya terdiri atas beberapa fungsi. Namun, hal ini tidak selalu berlaku demikian.

Seberapa Penting Peran Business Process dalam Perusahaan?


Jika ada yang bertanya mengenai seberapa penting peran business process dalam sebuah perusahaan, jawabannya sangat vital. Mengapa? Karena business process merupakan roda penggerak utama atau denyut nadi sebuah perusahaan. Berkembang atau tidaknya sebuah perusahaan sangat ditentukan oleh business process.


Seperti yang telah diketahui bersama bahwa setiap perusahaan pasti menginginkan sebuah kemajuan atau peningkatan dalam hal pendistribusian produk guna mendapatkan keuntungan lebih besar. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap perusahaan menerapkan berbagai strategi bisnis.


Salah satu bentuk strategi bisnis yang dapat diterapkan untuk lambungkan nilai penjualan serta menaikkan keuntungan adalah perusahaan harus senantiasa berorientasi pada tingkat kebutuhan dan kepuasan konsumen. Produk yang baik tentu hanya bisa dihasilkan melalui standar business process perusahaan yang baik pula.


Fungsi penting lain yang dimiliki business process adalah kemampuan untuk menekan biaya produksi yang harus dikeluarkan perusahaan. Namun, hanya business process yang benarlah yang dapat melakukan hal ini.


Dengan demikian, perusahaan tidak perlu repot-repot melakukan improvisasi dalam penyusunan standardisasi business process mereka. Bahkan, perusahaan sudah mampu meningkatkan efektivitas produksi serta operasionalnya berkat business process yang sudah berstandardisasi itu.


Keuntungan Business Process Berkualitas


Pertanyaan yang cukup sering muncul adalah keuntungan apa saja yang dapat diperoleh dari business process berkualitas? Jawabannya tentu saja banyak. Semua keuntungan tersebut akan sangat berpengaruh bagi kemajuan perusahaan yang tengah Anda pimpin.


Berikut ini merupakan beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari business process berkualitas.



  • Mampu menghilangkan risiko terjadinya kesalahan.

  • Dapat meminimalisasi penundaan produksi maupun distribusi.

  • Dapat memaksimalkan pemakaian aset yang disesuaikan dengan kapasitas permintaan konsumen.

  • Mampu memberikan kemudahan dalam pemahaman.

  • Memberikan kemudahan dalam penggunaan.

  • Memfokuskan perhatian pelanggan serta membuat mereka menyesuaikan diri terhadap perubahan kebutuhan.

  • Mampu memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.

Tantangan dalam Penerapan Business Process


Pelaksanaan atau penerapan sebuah business process tentu akan menemui berbagai kendala. Akan tetapi, seorang business analyst tentunya harus mengenal serta mampu menyelesaikan tantangan tersebut guna meningkatkan kemajuan perusahaan.


Berikut ini merupakan berbagai tantangan yang harus dihadapi dalam penerapan business process.



  • Kesulitan dalam hal pemodelan interaksi yang terjadi antara pelaku produksi (manusia) dengan sistem yang ada.


  • Minimnya pemahaman terhadap kajian proses perbedaan interaksi yang terjadi antara perusahaan dengan bisnis lain.


  • Adanya perbedaan tingkat abstraksi sesuai tingkat pekerjaan dalam perusahaan yang berbeda pula.

Inefisiensi dalam Business Process


Meskipun sudah dirancang dan direncanakan sematang mungkin, penerapan business process tentu tidak bisa lepas dari faktor inefisiensi alias pemborosan. Terbilang, ada tujuh jenis pemborosan yang sering ditemui dalam penerapan business process setiap perusahaan. Yaitu, sebagai berikut.


1. Inefisiensi dalam Business Process - Over Produksi


Over produksi atau produksi berlebih bisa diartikan menghasilkan suatu produk secara berlebihan maupun lebih cepat dari yang diperlukan dalam tahap selanjutnya. Contoh pemborosan dalam hal over produksi ini adalah pembuatan kemasan yang mendahului pembuatan isinya sehingga menyebabkan penumpukan kemasan di gudang.


2. Inefisiensi dalam Business Process - Pergerakan


Pergerakan dalam hal ini adalah perpindahan berupa pergerakan karyawan yang terlalu sering, bahkan cenderung berlebihan. Misalnya, banyaknya karyawan yang melakukan pergerakan dari gudang menuju mesin fotokopi maupun ke ruang informasi.


3. Inefisiensi dalam Business Process - Menunggu


Menunggu dalam hal ini berarti seorang karyawan yang terlalu banyak diam tanpa melakukan aktivitas apa pun. Faktor menunggu ini merupakan penyumbang pemborosan terbesar bagi setiap perusahaan. Misalnya, karyawan terpaksa harus diam karena mesin produksi sedang rusak.


4. Inefisiensi dalam Business Process - Transportasi


Transportasi dalam hal ini berarti setiap tahap perpindahan pekerjaan maupun kertas isian dari satu tahap ke tahap berikutnya dalam sebuah proses. Contohnya, pemindahan barang dari gudang ke luar maupun sebaliknya.


5. Inefisiensi dalam Business Process - Proses Ekstra


Proses ekstra dalam hal ini berkonotasi ngatif, yaitu mengerjakan sebuah pekerjaan yang sebenarnya sudah selesai dikerjakan sehingga proses tersebut tidak diperlukan lagi. Contohnya, proses produksi yang tidak berjalan efisien akibat alat yang sudah tidak layak guna.


6. Inefisiensi dalam Business Process - Inventaris


Inefisiensi infentaris maksudnya adalah adanya persediaan yang berlebihan. Biasanya, hal ini terjadi akibat proses produksi yang tidak sesuai dengan permintaan konsumen. Contohnya, penumpukan bahan baku di gudang.


7. Inefisiensi dalam Business Process - Rusak atau Cacat


Yang dimaksud rusak atau cacat dalam hal ini adalah setiap bentuk kesalahan, eror, maupun koreksi, akibat pekerjaan yang tidak dilakukan secara baik. Contohnya, banyaknya hasil produksi yang cacat.


Itulah penjelasan lengkap mengenai business process serta peran penting dan bentuk pemborosannya. Dengan demikian, dapat diambil simpulan bahwa laju atau perkembangan sebuah organisasi maupun perusahaan sangat ditentukan oleh kualitas business process.





View the original article here

»»  Selengkapnya...

Monday, January 30, 2012

Pentingnya Seminar Wirausaha

Wirausaha adalah salah satu jenis aktivitas yang kini sedang menjadi primadona di masyarakat. Hal ini terkait dengan kondisi yang terjadi di tengah lingkungan, sehingga mengubah paradigma yang sebelumnya terbangun. Sebelum tahun 2000, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa usai menempuh jenjang pendidikan, maka jalan yang harus dipilih adalah dengan bekerja atau mencari pekerjaan.

Namun, seiring perkembangan sektor ekonomi yang lesu di tengah krisis yang melanda dunia, hal ini berdampak pada makin minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia. Angka pengangguran pun semakin meningkat, dan harga kebutuhan pokok pun semakin meningkat.

Hal itu diperparah dengan makin banyaknya perusahaan yang memberlakukan kebijakan rasionalisasi perusahaan. Salah satunya dengan mengurangi jumlah karyawan melalui program pensiun dini. Hal ini terjadi baik pada perusahaan daerah, nasional maupun multinasional. Mengingat, dampak krisis ekonomi yang terjadi secara merata memiliki efek domino yang menyerang segala sektor.

Di sisi lain, manisnya prospek yang dijanjikan para pelaku wirausaha menjadikan banyak orang mulai mengubah pandangan. Semula, wirausaha hanya dianggap sebagai kegiatan ekonomi kelas pinggiran. Namun, dengan bukti bahwa keuntungan yang bisa didapatkan dari aktivitas ini demikian menjanjikan, akhirnya sektor ekonomi ini mulai banyak diminati masyarakat.

Kesadaran untuk memilih sektor wirausaha sebagai pegangan hidup pun semakin meningkat. Bahkan, dunia pendidikan pun mulai mengenalkan dunia wirausaha kepada peserta didik sejak usia dini. Hal ini sudah bisa terlihat dampaknya pada saat ini. Dimana mulai banyak ditemukan pengusaha muda yang sudah berani terjun ke dunia wirausaha sejak masih duduk di bangku sekolah.

Seminar Wirausaha

Selain melalui dunia pendidikan, kampanye dunia wirausaha pun mulai banyak dilakukan melalui berbagai seminar wirausaha. Hal ini sangat efektif dalam menggugah kesadaran masyarakat untuk mulai memanfaatkan potensi yang ada pada diri mereka serta lingkungan. Dan, bukan hanya bergantung dengan menjadi seorang pencari kerja atau bekerja demi keuntungan orang lain semata.

Biasanya, dalam seminar wirausaha tersebut akan diisi oleh seorang wirausahawan yang memiliki kisah unik dan menarik aktivitasnya dalam dunia wirausaha. Selain itu, ada pula seorang motivator yang bertugas menggugah semangat serta membakar keyakinan para peserta seminar untuk berani terjun ke dunia wirausaha.

Di sisi lain, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan mengikuti kegiatan seminar wirausaha ini. Diantaranya adalah :

  1. Dalam seminar, kita bisa mengetahui beberapa jenis wirausaha yang memiliki prospek cerah dan menguntungkan. Hal ini penting diketahui agar kita tidak salah dalam memilih jenis usaha yang hendak dijalankan.

  2. Melalui seminar wirausaha, kita bisa berbagi pengalaman serta mendapatkan pengetahuan baru. Terutama dalam mengatasi beberapa permasalahan yang ditemui dalam kegiatan wirausaha tersebut.

  3. Menjalin kerjasama dengan pihak lain. Dalam wirausaha, kerjasama dengan pengusaha lain merupakan hal penting. Mengingat hal ini bisa menjadi jembatan untuk mengembangkan bisnis yang kita jalankan dan menjalin sebuah jalinan usaha.

  4. Meningkatkan motivasi. Ada kalanya, seorang yang baru memulai dunia wirausaha kehilangan semangat ketika usaha yang dijalankan tidak berjalan sebagaimana harapan. Dengan mengikuti seminar wirausaha inilah, seseorang bisa diberikan suntikan semangat dan diberikan solusi atas masalah yang dihadapinya. 


Sumber artikel...

»»  Selengkapnya...

Pentingnya Artikel Wirausaha

Ketika krisis ekonomi melanda dunia, banyak orang mencoba peruntungan mereka masuk ke dunia wirausaha. Hal ini didorong dengan berbagai kisah sukses yang diraih para pengusaha yang banyak tersebut dalam beragam artikel wirausaha. Kesuksesan tersebut yang kemudian menjadi inspirasi bagi sebagian kalangan, bahwa dunia wirausaha pun memiliki prospek yang sama cerahnya dengan dunia kerja.

Di dalam artikel wirausaha tersebut, selain banyak menceritakan kisah sukses para pengusaha juga memberikan beberapa info penting lainnya. Seperti informasi mengenai jenis wirausaha apa yang sedang menjadi tren di tengah masyarakat atau juga mengenai beberapa jenis wirausaha yang akan berkembang dalam beberapa waktu mendatang.

Di sisi lain, dalam artikel wirausaha juga banyak memberikan beberapa gambaran bisnis yang sudah dijalankan oleh beberapa pengusaha. Di sini akan disajikan mengenai gambaran perkembangan sebuah sektor usaha dari berbagai sudut pandang bisnis. Sehingga hal ini bisa memberikan sebuah gambaran yang lebih mendalam bagi mereka yang hendak masuk ke dunia wirausaha.

 

Sudut Pandang Wirausaha

 

Seseorang yang hendak masuk ke dalam dunia wirausaha, tidak cukup hanya bermodal keberanian dan dukungan finansial yang kuat semata. Bahwa kedua hal tersebut merupakan salah satu modal utama dalam dunia wirausaha, adalah benar. Namun perlu juga diingat, bahwa kedua hal tersebut bukan merupakan satu-satunya hal yang menentukan keberhasilan seseorang dalam dunia wirausaha.

Sebab, selain kedua hal tersebut masih ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi faktor penentu keberhasilan seseorang menjalankan aktivitas berwirausaha mereka. Hal ini pula yang kerap disampaikan dalam artikel mengenai kisah nyata tentang kesuksesan seseorang.

Salah satu tokoh yang kerap diceritakan memulai usaha bisnis dari nol adalah Bob Sadino. Tokoh yang dikenal karena hobinya bercelana pendek dalam berbagai acara ini, memulai kisah suksesnya hanya dari enam butir telur ayam kampung. Dari enam butir telur ayam kampung yang dijajakannya berkeliling dari rumah ke rumah inilah, yang kemudian menjadi modal awal keberhasilannya mendirikan kerajaan bisnis di Indonesia.

Hal tersebut menjadi bukti, bahwa dukungan finansial bukanlah penentu utama proses keberhasilan dalam berwirausaha. Masih ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi penentu keberhasilan seseorang dalam menjalankan aktivitas wirausaha mereka. Dan inilah yang perlu dikemukakan, agar semua orang memiliki keberanian dan kemauan untuk menjadi seorang wirausahawan. Dan bukan sekadar memelihara paradigma lama, untuk menjadi seorang pegawai setelah mereka menyelesaikan dunia pendidikan.

Beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan oleh seseorang dalam memilih jenis wirausaha yang akan digeluti diantaranya adalah :

  • Faktor Pasar

Faktor pasar di sini adalah peluang dan ketersediaan pasar. Apakah pada nantinya, usaha yang kita jalankan bisa diterima oleh pasar atau tidak. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan mengenai bagaimanakah selera pasar terhadap produk sejenis yang sudah ada sebelumnya. Sehingga kita bisa mencipakan produk yang berbeda dari produk yang sudah ada sebelumnya. Tentunya dengan melakukan perubahan pada produk sehingga mampu mengikuti selera pasar agar bisa diterima oleh konsumen.

  • Faktor Persaingan

Dalam artikel wirausaha banyak menyebutkan pilihan jenis wirausaha yang sudah ada di tengah masyarakat. Dengan demikian, kita akan mengetahui jenis wirausaha apa yang sudah memiliki banyak pesaing, dan mana yang belum banyak pesaingnya.

Sebuah pilihan usaha yang banyak terdapat pesaing, biasanya memiliki resiko lebih tinggi terhadap kegagalan. Meski demikian, bukan berarti bisnis yang didalamnya penuh dengan persaingan tidak layak untuk dipilih. Apabila kita bisa memberikan kompetensi atau keunggulan daripada produk yang diciptakan oleh pesaing, bukan tidak mungkin kitalah yang akan menjadi pemenang dalam proses persaingan bisnis tersebut.

  • Faktor Permodalan

Dalam menjalankan sebuah aktivitas wirausaha, kita harus menghitung dengan cermat masalah keuangan. Hal ini guna menentukan sistem keuangan yang akan dipilih, terutama dalam masalah penyiapan modal.

Dalam pilihan ini, ada tiga jenis permodalan yang bisa ditempuh. Yang pertama adalah modal sepenuhnya berasal dari dana pribadi. Pilihan kedua, modal berasal dari gabungan dua pihak atau lebih. Dan ketiga, modal sepenuhnya berasal dari pihak luar.

Untuk menentukan pilihan jenis permodalan yang akan dipilih, salah satunya dengan menggunakan analisa resiko. Semakin besar resiko dari sebuah bisnis yang akan dijalankan, maka sebaiknya semakin kecil modal sendiri yang ditanamkan. Dengan demikian, kita akan meminimalisir tingkat resiko yang akan kita dapatkan.

Sebaliknya, semakin kecil peluang resiko dan semakin besar peluang keuntungan, maka pilihan modal adalah menggunakan modal sendiri dalam porsi yang lebih besar. Dan jika memungkinkan, kebutuhan modal secara keseluruhan menggunakan milik pribadi. Dengan demikian, kita tidak perlu berbagi keuntungan dengan pihak lain pada nantinya.

  • Faktor Produksi

Faktor produksi yang dimaksud disini adalah segala hal yang berkaitan dengan komponen pendukung kegiatan wirausaha yang akan dijalankan. Di antaranya adalah bahan baku, tenaga kerja dan juga pemenuhan perlengkapan pendukungnya.

Banyak aktivitas usaha yang didirikan dengan mendekati lokasi faktor produksi. Hal ini dilakukan guna menghemat biaya produksi untuk mengangkut faktor produksi ke tempat usaha. Namun, hal ini hanya bisa dilakukan apabila keseluruhan faktor produksi berada pada satu lokasi yang sama.

Sementara, apabila faktor lokasi berada dalam lokasi yang berbeda tentu akan menimbulkan kesulitan tersendiri. Untuk itu ada dua alternatif yang bisa dilakukan. Alternatif pertama adalah menempatkan lokasi usaha berada di tengah-tengah semua faktor produksi. Alternatif kedua adalah memilih lokasi usaha pada faktor produksi yang paling dominan, seperti mendekati lokasi bahan baku, tenaga kerja atau juga mendekati konsumen.

 

Kreatif

Salah satu kunci penting dalam mencapai keberhasilan di bidang wirausaha adalah kreativitas. Tanpa adanya kreativitas yang tinggi, maka seseorang hanya akan menjadi seorang yang terbawa arus saja tanpa pernah mampu menjadi diri mereka sendiri.

Kisah kisah para pengusaha sukses, selalu saja diwarnai dengan imajinasi mereka yang menciptakan kreativitas yang tidak pernah terpikirkan oleh orang lain. Akibatnya, mereka mampu menciptakan sesuatu hal yang baru yang pada akhirnya menjadi sebuah tren baru di tengah masyarakat.

Lalu bagaimana menciptakan kreativitas? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memunculkan kreativitas. Yang pertama adalah dengan memperluas wawasan dalam melihat segala hal baru yang ada di sekitar kita. Dengan demikian, kita akan terbiasa untuk berpikir tentang segala sesuatu yang berbeda yang belum pernah ada sebelumnya.

Selain itu proses kreatif bisa digali dengan cara memupuk keberanian untuk berani mewujudkan semua pemikiran yang ada di otak kita. Tanpa ada keberanian, semua ide dan gagasan yang mungkin sebenarnya brilian hanya akan tersimpan dalam otak kita saja. Dan ini adalah masalah klasik yang banyak dihadapi oleh para wirausahawan kita sekarang ini.

Oleh karena itu, kita perlu menumbuhkan keberanian tersebut. jangan takut pada komentar orang lain yang menertawakan ide kita. Namun jadikanlah tertawaan tersebut sebagai semangat untuk membuktikan bahwa ide kita tidak salah.



Sumber artikel...

»»  Selengkapnya...

Popular Posts

 
Copyright (c) 2010 usaha-aku.blogspot.com. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes, Gifts for GirlFriend And Skull Belt Buckles.