Pages

Showing posts with label Menjanjikan. Show all posts
Showing posts with label Menjanjikan. Show all posts

Tuesday, May 1, 2012

Bisnis Waralaba, Peluang Usaha Wiraswasta yang Menjanjikan

Saat ini, perekonomian di Indonesia bisa dikatakan belum stabil. Banyak terjadi kenaikan harga di berbagai bidang, mulai dari sembako sampai bahan bakar. Lapangan pekerjaan pun susah didapat. Hal ini dikarenakan tidak seimbangnya lapangan pekerjaan dengan para pencari kerja. Sulit rasanya mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Tahukah Anda apa solusi permasalahan ini? Peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik masih ada. Kenapa kita tidak mencoba peluang usaha wiraswasta. Ya. Usaha wiraswasta adalah salah satu solusi yang cemerlang. Untuk memulai usaha wiraswasta dibutuhkan mental baja. Tanpa mental yang kuat, usaha Anda tidak akan berhsail.

Perencanaan Usaha Wiraswasta

Perencanaan ini dibuat untuk masa depan usaha yang akan dijalankan dengan memaparkan apa dan bagaimana rencana usaha itu. Berikut ini dijelaskan beberapa perencanaan usaha wiraswasta.

  1. Konsep, yang memaparkan secara detail jenis usaha yang digeluti, produknya seperti apa, dan bagaimana cara menyukseskan usaha tersebut.
  2. Market. Di sini dibahas konsumen dan persaingan usaha. Kita harus mengetahui konsumen dan pesaing-pesaing usaha kita. Hal ini bertujuan untuk memenangkan persaingan.
  3. Keuangan. Hal ini paling penting dalam memulai usaha. Tanpa modal, musatahil sebuah usaha akan berjalan lancar. Siapkanlah keuangan Anda. Selain itu, buat estimasi modal dan keuntungan usaha.

Tip Sukses Membangun Usaha

  • Persiapkan mental. Jangan sampai sebelum usaha dijalankan, timbul rasa pesimis di pikiran Anda. Jadi, optimislah dalam memulai hal baru termasuk membangun usaha.
  • Mulailah dengan hal-hal kecil. Jangan berpikir yang muluk-muluk, misalnya bagaimana cara menyukseskan usaha dalam waktu singkat. Semuanya harus dimulai dari nol.
  • Jadikan hobi sebagai usaha. Jika Anda hobi makan, buatlah usaha makanan. Jika Anda hobi futsal, buatlah usaha tempat futsal. Dengan begitu, usaha yang digeluti tentu akan sangat dinikmati.

Peluang Usaha Waralaba

Sekarang banyak usaha waralaba yang hanya membutuhkan modal sedikit. Hal ini berbeda ketika bisnis ini pertama kali muncul. Saat ini, di berbagai daerah sudah banyak peluang usaha waralaba berbentuk paket dengan investasi yang kecil tetapi keuntungan lumayan besar. Investasinya hanya jutaan rupiah. Berikut ini jenis-jenis peluang usaha waralaba.

Gerai Jus Buah

Jenis waralaba ini merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Bahan utama usaha ini adalah buah. Buah sangat mudah ditemukan. Cara meraciknya pun sangat mudah dan tidak memakan waktu lama.

Market usaha ini meliputi semua kalangan dari anak-anak sampai orang tua. Saat terik matahari di siang hari, gerai ini pasti ramai pembeli. Jadi, jangan takut dagangan Anda tidak laku.

Gerai Kebab Turki

Bisnis kuliner memang tidak ada matinya, misalnya gerai kebab Turki. Makanan khas Timur Tengah ini sangat lezat rasanya dan tidak asing lagi bagi orang Indonesia. Jadi, bisnis ini patut menjadi usaha Anda.

Rental Komik

Untuk membuka rental komik hanya dibutuhkan dana 3 juta. Tempat ini ramai dikunjungi biasanya setelah jam sekolah berakhir karena peminat komik rata-rata anak sekolah. Agar bisnis ini sukses, tambahlah koleksi komiknya supaya pelanggan tidak bosan.



Sumber artikel...

»»  Selengkapnya...

Thursday, April 5, 2012

Franchise, Pilar Usaha Baru yang Menjanjikan

Pernahkah Anda melihat sebuah produk makanan yang dijual menggunakan gerobak yang begitu eye catching dan tiba-tiba menjamur dimana-mana? Itulah franchise, pilar usaha baru yang mendatangkan keuntungan menjanjikan. Franchise dikatakan pilar usaha baru karena kehadirannya mampu menyokong perekonomian si pelaku franchise dengan modal yang relatif tidak terlalu besar.

Franchise dilakukan dengan membeli merek atau hak cipta franchisor atau pemilik merek. Franchise atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah waralaba, merupakan jenis usaha yang memungkinkan pelaku franchise menggunakan nama, merek dagang, prosedur dan sistem bisnis sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemilik merek dagang. Dalam franchise dikenal istilah franchisor, yaitu pemilik merek usaha dan franchisee, yaitu pembeli merek usaha.

Pada dasarnya, franchise masuk ke dalam kategori strategi perluasan suatu usaha yang telah lebih dulu berhasil dan sukses dan berniat bermitra dengan usahawan lain yang masih awam atau lemah dalam modal dan pemasaran. Sistem bagi hasil menjadi patokan dalam bisnis franchise ini. 

Istilah Franchise

Kata franchise berasal dari Bahasa Perancis Kuno dengan beberapa pengertian umum. Para pengamat ekonomi mencoba menyimpulkan teori franchise menurut versinya masing-masing. Dalam Bahasa Inggris franchise dikenal dengan istilah franchising, yang berarti kebebasan dalam menjual layanan jasa atau suatu produk real. Di antara beberapa teori franchise yang pernah muncul ke permukaan menurut para pengamat ekonomi adalah:

  • Menurut European Code of Ethics for Franchising, franchise adalah sistem pemasaran barang dan atau jasa dan atau teknologi yang didasarkan pada kerjasama tertutup yang dilakukan secara terus menerus antara franchisor dan franchisee dan terpisah secara hukum dan keuangan yang pemiik hak atau franchisor memberikan hak pada franchisee dan beban kewajiban untuk melakukan usahanya sesuai dengan konsep dari franchisor.
  • Menurut Blake and Associates, franchise artinya bebasyang kemudian pada Abad Pertengahan disimpulkan sebagai hak utama atau kebebasan.
  • Menurut Queen, franchise adalah usaha pemberian lisensi dari franchisor kepada franchisee dibawah nama dagang pemilik merek dengan kontrak dan pembayaran royalti.
  • Menurut Winarto, franchise adalah hubungan kemitraan antara franchisor yang usahanya sukses dan kuat dengan franchisee yang relatif masih baru dan belum menunjukkan hasil dengan tujuan untuk bisa saling menguntungkan. Bidang usaha mereka khususnya penyediaan jasa dan produk langsung ke konsumen.

Bentuk Franchise

Franchise merupakan bentuk usaha yang fleksibel karena produk dan jasa apapun dapat diwaralabakan. Berdasarkan ketetapan organisasi franchise Internasional atau IFA yang bermarkas di Washington DC, bentuk franchise dapat dikelompokkan menjadi 4, yaitu:

  • Product Franchise; ini adalah bentuk franchise yang pada sistemnya produsen memberikan hak kepada pemilik toko untuk mendistribusikan barang-barang milik pabrik dan mengijinkan pemilik toko memakai nama dan merek dagang pabrik. Kemudian pemilik toko harus membayar persediaan minimum sebagai timbal balik dari hak-hak tersebut. Misalnya, sebuah mini market yang menjual barang-barang dari franchisor boleh menggunakan merek usaha dan sistem yang ditetapkan oleh franchisor.
  • Manufacturing Franchise; bentuk franchise ini sering dipakai dalam menjual produk makanan dan minuman. Hak merek dagang dan merek franchisor boleh dipergunakan oleh suatu badan usaha dalam rangka membuat produk kemudian menjualnya kepada masyarakat.
  • Business Opportunity Ventures; bentuk franchise ini mewajibkan franchisee untuk membeli dan mendistribusikan produk dari perusahaan tertentu. Kewajiban perusahaan adalah menyediakan pelanggan dan rekening bagi franchisee. Sebagai kompensasi, franchisee harus membayar biaya tertentu atau menunjukkan angka kemajuan.
  • Business Format Franchising; perusahaan franchisor menetapkan sistem tertentu dalam mengoperasikan bisnisnya yang nanti akan dijalankan oleh franchisee. Merek dagang dan nama perusahaan dapat digunakan oleh franchisee. Franchisee juga harus membayar sejumlah biaya yang disebut dengan royalty dan atau membeli persediaan barang dari perusahaan.

Untung Ruginya Berbisnis Franchise

Dalam memulai suatu usaha tentunya perku diperhitungkan untung ruginya. Tidak ada satu bisnis pun di dunia yang tidak memiliki risiko. Begitu juga dengan franchise, bentuk usaha yang terbilang baru berkembang di Indonesia ini memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri. Di antara keuntungan berbisnis franchise adalah:

  • Franchisee yang terbilang masih baru dalam dunia usaha memiliki kesempatan memasuki dunia ini dengan cara yang cepat, biaya yang relatif rendah dan kualitas produk yang terjaga serta diketahui oleh masyarakat luas.
  • Franchisor memiliki akses dalam hal permodalan yaitu sharing atau berbagi biaya dengan franchisee dengan risiko yang lebih rendah.
  • Bagi franchisee, ia akan menerima bantuan secara bertahap dari segi pengaturan bisnis seperti pembelian, pemasaran, pemilihan lokasi bisnis, tata cara pelaksanaan bisnis dan desain fasilitas.

Sedangkan, di antara kelemahan franchise yang mesti dipahami oleh calon franchisee adalah:

  • Franchisee tidak dapat fleksibel menerapkan apa yang menjadi keinginannya dalam usaha karena harus mengikuti sistem yang sudah ditentukan oleh franchisor dan terikat kontrak.
  • Franchisee secara berkesinambungan harus menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan franchisor agar tidak terjadi selisih paham. Berbeda kalau Anda memiliki bisnis sendiri yang dapat Anda atur sendiri.
  • Dalam memilih franchise, seorang franchisee  sebaiknya lebih teliti karena tidak semua usaha franchise dapat menjadi jaminan keberhasilan meskipun namanya dikenal luas dan terbukti kualitasnya.
  • Bermitralah dengan franchisor yang dapat dipercaya mengingat ia memiliki hak untuk memutuskan apapun dan memperbaharui perjanjian.
  • Terkadang ada keputusan yang diambil franchisor yang dapat merugikan bisnis yang dijalankan franchisee, salah satunya dengan memungkinkan franchisee lain membuka franchise dari jarak yang berdekatan dengan franchisee lainnya. Ini tentu dapat mematikan usaha salah satunya.

Hal-hal yang perlu diingat dalam mengantisipasi gagalnya franchise diantaranya:

  • Buatlah produk yang kelak dapat di franchise-kan. Misalnya Anda mau membuat produk makanan rakyat seperti misalnya kue basah. Buat kue tersebut menjadi unik, mungkin dengan pemilihan nama yang kedengarannya menarik, warna kue yang lebih atraktif, ukuran kue yang mungkin lebih jumbo atau mini dari kue aslinya.
  • Bangun motivasi mitra Anda atau franchisee dan bukalah wawasannya sesuai dengan ilmu yang Anda dapat selama menjalankan bisnis hingga menjadi sukses. Hal ini agar memudahkan Anda sebagai franchisor dalam menerapkan metode yang mudah diterima franchisee.
  • Pemilihan lokasi itu penting. Yang namanya franchise itu pasti suatu produk yang unik dan diperhitungkan akan dapat menarik minat banyak pelanggan. Jadi, jangan matikan itu dengan menaruh franchise yang sama dekat dengan franchise lainnya. Usahakan dalam satu wilayah hanya terdapat satu atau dua franchise, tentu saja dengan catatan jarak yang kurang lebih beda sekitar 100 km.
  • Modal tidak menjadi tolak ukur berhasil tidaknya suatu usaha franchise. Pastikan Anda seorang calon franchisee memilih jenis franchise yang terbukti paten dan teruji dari berbagai segi. Pelajari metode yang ditentukan oleh franchisor dengan seksama agar Anda memahami betul seluk-beluk usaha tersebut. 


View the original article here



Peliculas Online

»»  Selengkapnya...

Popular Posts

 
Copyright (c) 2010 usaha-aku.blogspot.com. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes, Gifts for GirlFriend And Skull Belt Buckles.